Logo

Desa Sabang

Kabupaten Donggala

Home

Infografis

Profil Desa

Listing

IDM

Berita

Belanja

PPID

REMBUK STUNTING DESA SABANG TAHUN 2026: Penguatan Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Posyandu Masih Menjadi Perhatian

Rembuk Stunting Desa Tahun 2026 : Partisipasi Masyarakat di Posyandu Jadi Perhatian

Invalid Date

Ditulis oleh Administrator

Dilihat 217 kali

REMBUK STUNTING DESA SABANG TAHUN 2026: Penguatan Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Posyandu Masih Menjadi Perhatian

Sabang, 22 Juni 2026 – Pemerintah Desa Sabang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Desa Tahun 2026 yang bertempat di Kantor Desa Sabang. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas kondisi stunting, mengevaluasi pelaksanaan program, serta menyepakati langkah-langkah percepatan penurunan stunting di tingkat desa.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala UPTD Puskesmas Dampelas, Pemerintah Kecamatan Dampelas, Koordinator PLKB Kecamatan Dampelas, Kepala Desa Sabang beserta perangkat desa, BPD, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, TP PKK, Bidan Desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), kader Posyandu, Pendamping Lokal Desa, serta unsur masyarakat lainnya.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Sabang yang menegaskan pentingnya koordinasi dan peningkatan kinerja seluruh unsur dalam upaya percepatan penanganan stunting di tingkat desa.

Selanjutnya, Kepala UPTD Puskesmas Dampelas memberikan arahan untuk mengawali sesi diskusi. Dalam arahannya disampaikan pentingnya sinergi lintas sektor serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu dan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Beliau menjelaskan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu masih tergolong rendah. Kehadiran ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita pada kegiatan Posyandu belum optimal sehingga berdampak pada belum maksimalnya pemantauan pertumbuhan anak, pelayanan kesehatan dasar, imunisasi, edukasi gizi, serta berbagai intervensi kesehatan lainnya.

Selain itu, masih ditemukan adanya persalinan yang dilakukan di luar fasilitas pelayanan kesehatan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena persalinan di fasilitas kesehatan merupakan langkah penting untuk menjamin keselamatan ibu dan bayi serta mencegah berbagai risiko kesehatan yang dapat berdampak pada tumbuh kembang anak.

Selanjutnya, dalam sesi diskusi, berbagai unsur peserta menyampaikan pandangan, masukan, dan pengalaman yang ditemukan di lapangan. Peserta menyoroti perlunya peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, penguatan edukasi kesehatan keluarga, optimalisasi peran kader, serta dukungan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam mengajak warga untuk lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan.

Kegiatan Rembuk Stunting ditutup dengan penandatanganan Berita Acara dan Komitmen Bersama sebagai bentuk kesepakatan seluruh unsur untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Desa Sabang.

Kontributor : MOH. ARAS

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Sabang

Kecamatan Dampelas

Kabupaten Donggala

Provinsi Sulawesi Tengah

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia